Saturday, January 29

Jatim Park2




Nama Kota Wisata memang pantas disematkan pada Kota Batu Malang. Jenis objek dan ragam wisatanya yang bemacam akan selalu menarik banyak pelancong untuk datang. Setelah kami memulai pagi dengan mengunjungi Air Terjun Coban Rondo, kami kemudian mengunjungi kawasan wisata Jatim Park 2 yang berlokasi di Jalan Raya Oro-Oro Ombo. Objek wisata ini merupakan komplek wisata edukasi, yang di dalamnya terdapat Pohon Inn, Batu Secret Zoo, dan Museum Satwa.

Begitu tiba di pelataran komplek kami melihat tiga massa bangunan utama dengan tampak luar yang saling berebut perhatian. Façade Pohon Inn dibuat sedemikian rupa sehingga bangunan yang berfungsi sebagai hotel dan restoran ini secara metaforis tampak seperti pohon raksasa. Di kanannya berdiri Batu Secret Zoo yang tak kalah sensasional. Tampilan bangunannya yang geometris dan modern, seolah sengaja dibuat nyeleneh dari langgam bentuk façade kebun binatang yang biasanya. Sedang bangunan yang lain, Museum Satwa, dari luar sudah tampak begitu megah, bergaya klasik dengan kolom-kolom Yunani berukuran besar dan tinggi.
Ramai sekali memang, tiga bangunan wisata edukasi yang facade-nya dikemas begitu rupa, hingga melampaui bentuk bangunan wisata edukasi yang biasanya. Jarang, kalau bukannya tidak pernah, kami menemui kebun binatang yang berbentuk seekstrim ini. Museum satwa yang dibangun dengan bentuk tak biasa, dan bangunan hotel dengan tampilan serupa pohon raksasa? Wah, bisa jadi hanya komplek inilah yang punya.

Dari tiga bangunan itu kami memilih untuk mengunjungi museum. Kenapa? Karena sepertinya kebanyakan pengunjung memang sengaja datang ke Jatim Park 2 hanya untuk mengunjungi Museum Satwa. Tampak banyak pengunjung sedang beristirahat di pelataran museum, beberapa pengunjung sedang berfoto dengan gajah raksasa yang ada di kiri-kanan pintu utama bangunannya sebagai latar belakang.





Begitu memasuki museum ini sepintas saya berpikir, di komplek ini sepertinya semua sengaja dibuat besar dan sensasional. Tepat setelah pintu masuk, pengunjung disambut oleh bentukan sangkar raksasa, tepatnya sangkar burung berukuran sangat besar. Di dalam sangkar itu ditampilkan replika burung-burung tropis yang ukurannya dibuat sedekat mungkin dengan ukuran aslinya. Burung-burung itu ditata beragam pose dalam lingkungan buatan yang menyerupai habitat asalnya.


Memasuki ruang berikutnya berdiri beberapa replika fosil dinosaurus yang terbuat dari bahan fiberglass. Ruang ini menarik, karena penerangannya diperoleh dari langit-langitnya yang dilukis persis seperti langit lengkap dengan gumpalan awan.

Menelusuri Museum Satwa ini kita dapat melihat berbagai jenis hewan yang diawetkan. Hewan yang diawetkan itu ditempatkan dalam kotak-kotak kaca, yang dihias dan diberi latar belakang lukisan yang mirip dengan habitat asalnya. Tak lupa di tiap kotak kaca itu terpasang pula label yang tertulis nama, keterangan, serta dari mana hewan itu berasal. Dengan cara ini pengunjung dapat mengetahui lebih banyak mengenai hewan yang ditampilkan.



Di Museum Satwa ini kita akan menemukan 84 akuarium dengan jenis hewan yang berbeda, masing-masing dikelompokkan baik menurut benua asal habitat hidupnya ataupun menurut kelas species-nya. Misalnya pada satu ruangan akan tampak akuarium-akuarium berisikan hewan dari Afrika. Ada Jaguar, Harimau ataupun Singa. Di ruangan lain terdapat jenis hewan kutub, dan lain sebagainya. Selain itu terdapat pula insectarium, yang berisikan berbagai jenis serangga, berupa kumbang, kupu-kupu dan lain-lainnya. Ada pula Fish Diorama, yang berisikan berbagai jenis ikan yang terbuat dari fiberglass dan dibuat seolah berada di dalam air. Dalam Fish Diorama tersimpan bermacam ikan air tawar dan ikan air laut sebagai koleksinya.

Objek wisata edukatif ini akan sangat menarik bagi para wisatawan yang berlibur bersama keluarga. Di mana anak-anak dapat mempelajari lebih banyak mengenai satwa melalui beragam informasi yang dihadirkan dalam museum, dengan bimbingan orang tua. Ditambah lagi dengan adanya teater ataupun tayangan video dari layar-layar digital, yang menampilkan informasi-informasi mengenai satwa dunia secara menerus.

No comments:

Post a Comment